Cara menghitung berat benda

Salam para bloger sekalian... Untuk ke sekian kalinya saya akan berbagi pengetahuan saya. Dan yang akan saya beberkan kali ini adalah bagaimana cara menghitung berat suatu benda. Oke langsung saja brad-sist kita mulai :

Pada dasarnya rumusnya adalah

"Berat benda = Volume x Massa Jenis"

Maka, suatu benda akan ditemukan beratnya dengan cara penghitungan sistematis apabila sudah diketahui volume dan juga massa jenisnya. Untuk mengingatkan kembali para pembaca sekalian, di bawah ini saya sertakan juga tabel mengenai rumus-rumus volume benda padat dan juga tabel dari massa jenis :

Tabel Rumus Volume

No
Nama Benda
Keterangan
1
Kubus
V = S³ atau S x S x S
2
Balok
V = P x L x T
P = panjang
L = lebar
T = tinggi
3
Tabung
V = π.r².t
π = 22/7 atau 3,14
r = jari-jari lingkaran tabung
t = tinggi (jarak antara sudut lancip ke center lingkaran)
4
Kerucut
V = ⅓ π.r².t
Hampir sama dengan tabung, namun hasil dari penghitungan volume tersebut dikalikan sepertiga.
5
Prisma
V = La x t
La = Luas alas (½ panjang x lebar)
t = tinggi
6
Limas
V =  ⅓ La x t
Karena bersifat lancip, maka bersifat hampir sama dengan kerucut namun perbedaannya terletak pada bentuk alasnya atau permukaan bawahnya.
7
Bola
V = 4/3 x π.r³
π = 22/7 atau 3,14
r = jari-jari lingkaran pada bola































                                     Tabel Massa Jenis

No
Nama Zat
Massa Jenis (g/cm³)
1
Air (pada suhu 4˚Celcius)
1
2
Alkohol
0.8
3
Air raksa/mercury
13,6
4
Alluminium
2,7
5
Besi
7,9
6
Emas
19,3
7
Es (beku)
0,92
8
Kuningan
8,4
9
Perak
10,5
10
Platina
21,45
11
Seng
7,14



















            Contoh :
Terdapat sebuah plat besi dengan ukuran 4 feet  x 8 feet dengan ketebalan 5mm. Berapakah berat dari plat tersebut?

Diketahui :
-  MJ (massa jenis) besi = 7,9 gr/cm
³
-    Volume         = (4 × 305) × (8 x305) × 5mm
                     = 1220 × 2440 × 5mm
                     = 14.884.000 mm³
                     = 14,9 cm³ 
          Ditanya :  Berat Plat
          Jawab :
-  Berat Benda             = Volume x Massa Jenis
= 14,9 × 7,9

= 117,7 kg

Bagaimana sobat blogger, apakah sekarang anda sudah memahami cara menghitung berat suatu benda? Apabila masih kurang jelas, bisa menuliskan pertanyaan tersebut pada tabel komentar di bawah. Dan untuk sementara kita akhiri dulu pertemuan kali ini. Apabila ada kesempatan akan saya share kembali ilmu pengetahuan maupun pengalaman saya. Semoga artikel kali ini sangat membantu. Akhir kata saya ucapkan Wassalam.


cara mengatasi windows 7 not geniine

Uda lama banget gak corat-coret di blog saya yang satu ini. kurang lebih empat setengah abad kali yach ( lebay dikit hehe). Kali ini saya akan berbagi pengalaman saya mengenai cara mengatasi windows 7 not genuine. Karena baru-baru ini ada seorang teman saya datang ke rumah minta tolong laptopnya agar diinstal ulang aja karena secara gak sengaja windows-nya ke-update. Padahal OS (Windows 7 Ultimate) laptop miliknya bukan original alias Windows crack atau juga wondows bajakan (astagfirullah). Lalu dengan  sedikit bantuan dari mbah google dan juga dari http://www.terindikasi.com telah memberikan solusinya mengenai cara mengatasi windows 7 not genuine. Caranya adalah dengan menggunakan software WGA.

  • "Bagaimana cara penggunaaan dan cara kerjanya?"
Ok, langsung saja kita mulai tutorialnya :

  1. Pertama-tama nonaktifkan atau disable semua anti virus yang berada pada PC or laptop anda. Fungsinya adalah agar software WGA ini tidak teretek sebagai virus pada laptop or PC anda.
  2. Download software WGA (berupa .rar) klik disini
  3. kemudian setelah itu jalankan WGA dan akan muncul tampilan seperti gambar di bawah.
  4. Eng, Ing, Eng, selamat OS (Windows 7) anda telah menjadi genuine (asli).
Demikian tutorial saya kali ini. Semoga berguna dan bermanfaat buat anda.



Pengetian dan Rumus Gigi Lurus (Spur Gear)

Setelah beberapa bulan sibuk dengan aktifitas dan pekerjaan yang super padat, akhirnya hari ini dapat juga saya meluangkan waktu sedikit untuk berbagi kepada sahabat blogger dengan tema yang akan kita bahas kali ini adalah Pengetian dan Rumus Gigi Lurus (Spur Gear). Sebelum saya melanjutkan ke lebih jauh lagi, apakah anda sudah tahu apa itu Gigi Lurus atau yang biasa disebut dengan Spur gear? baik itu bentuk maupun lambang penggambarannya? Berikut adalah contoh lambang atau penggamabaran dari sebuah gigi lurus (spur gear).



Jika anda sudah jelas, maka lansung saja menuju rumus gigi lurus (spur gear) beserta lambangnya.

  • Susut tekan normal (α) 
    • biasanya 20°
  • Modul (m) ==> 
    • m = DK ÷ (Z+2)
      •  m = modul
      • DK = Diameter luar
      • Z = Jumlah gigi
  • Jarak tusuk melingkar (t)
    •  π.m
      • π = 3,14
      • m = modul
  •  Tebal melingkar (s)
    • 0,5 . t
      •  t = jarak tusuk melingkar
  • Tinggi kepala gigi/adendum (hk)
    • m
      • m = modul
  • Tinggi kaki gigi/Dedendum (hd)
    • (1,1 ÷ 1,3).m
      •  m = modul
  •  Tinggi gigi seluruhnya (h)
    • (2,1 ÷ 2,3).m
      •  m = modul
  •  Diameter tusuk (Dt)
    •  m.z 
      •  m = modul
      • Z = jumla gigi
  • Diameter  Kaki (Dd)
    •  Dt - 2(1,1 ÷ 1,3).m
      •  m = modul
      • Dt = Diameter tusuk
  • Diameter Luar  (DK)
    • Dt + 2m atau m.(Z+2)
      • m = modul
      • Dt = Diameter tusuk
      • m = modul 
      • Z = Jumlah gigi
  • Lebar gigi
    • (6 ÷ 10).m
      •  m = modul
  • Jumlah minimum gigi (Zg)
    • Zg = 25Z (15°); 14Z (20°); 9Z(25°)
      •  Z = Jumlah gigi.

Sekian dari saya pembahasan mengenai gigi lurus (spur gear) ini. Jika ada pertanyaan, seperti biasa ketik aja di tabel komentar di bawah. Dan jika ada kesempatan di waktu mendatang Insya Allah saya akan membahas mengenai Helical Gear. Terima kasih dan semoga bermanfaat buat anda.